Senin, 04 Februari 2008


Komputer, dari Generasi ke Generasi


Tidak seperti banyak temuan manusia lainnya, tak ada individu tunggal yang berperan dalam penciptaan komputer. Komputer yang kita kenal sekarang ini adalah hasil dari pengembangan berbagai gagasan dari sekian banyak orang yang berkontribusi melalui bidangnya masing-masing.

Kalau dirunut dari sejarahnya, sebelum komputer dan peralatan listrik ada, telah lahir mesin ketik yang ditemukan oleh Henry Mill, ilmuwan berkebangsaan Inggris pada 1714 silam. Satu abad kemudian, setelah ditemukannya listrik, ahli matematika berkebangsaaan Inggris Charles Babbage, memulai ide untuk membuat proposal pertama tentang pengembangan mesin ketik yang dapat diprogram. Mesin ciptaan Babbage ini merupakan yang pertama dari komputer mekanikal.

Sekitar 100 tahun kemudian, Alan Turing, ahli matematika lainnya dari Inggris, mengembangkan teori tentang “mesin universal” yang mampu memecahkan persamaan matematis. Pekerjaan yang dirintis Turing pada 1930-an dan selama Perang Dunia II (1939-1945) itu membuatnya dijuluki sebagai “bapak ilmu komputer”.

Komputer digital berskala besar pertama dalam sejarah adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer). Mesin ini ini dirancang oleh ilmuwan AS, John W Mauchly dan John Presper Eckert, Jr., dari University of Pennsylvania, AS. Keduanya bekerja membantu John von Neumann, salah seorang ilmuwan yang kelak dikenal sebagai pelopor sains komputer modern. Komputer ini diperkenalkan kepada publik untuk pertama kalinya pada bulan Februari 1946 dan terus digunakan hingga Oktober 1955.

Pada mulanya ENIAC dibangun untuk kepentingan militer AS untuk menghitung lintasan dari misil yang ditembakkan. Belakangan mesin itu juga dipakai untuk melakukan perhitungan untuk riset senjata nuklir, prediksi cuaca, dan desain terowongan angin.

Walaupun tercatat mesin berskala besar pertama yang digunakan untuk melakukan kalkulasi dalam lingkungan yang produktif, ENIAC sebenarnya bukanlah komputer elektronik yang pertama. Antara 1939-1942, John Atnasoff, seorang profesor fisika dan matematika dari Iowa State University, bersama mahasiswa pasca-sarjananya Clifford Berry, telah berhasil merakit sebuah sistem komputer yang menggabungkan berbagai inovasi dari desain sirkuit digital. Sistem mereka menggunakan aritamatika biner, berupa sinyal “0” dan “1” yang masih dipakai hingga kini pada komputer modern. Mesin Atnasoff-Berry juga menggunakan memory drum untuk menyimpan data dengan metode yang sama dengan teknik penyimpanan data yang digunakan pada chip memory modern.

Setelah Eckert dan Mauchly mendapatkan paten untuk ENIAC, terjadi pertarungan secara hukum untuk menentukan siapa sebenarnya yang pertama kali menciptakan komputer elektronik modern. Setelah bertahun-tahun berperkara, akhirnya pada 1973, hakim federal mencabut paten untuk ENIAC dan memberikan pengakuan pada Atnasoff dan Berry, lebih dari 30 tahun setelah mereka menciptakan temuannya.

Sementara itu, istilah “komputer” sendiri pertama kali digunakan pada Perang Dunia II untuk menyebut wanita-wanita berkebangsaan AS dan Inggris yang dipekerjakan untuk menghitung trajektori dari senjata artileri yang ditembakkan. Perhitungan itu dilakukan dengan menggunakan sebuah mesin kalkulasi khusus yang dioperasikan secara manual dengan menggunakan tuas. Saat pekerjaan ini diambil alih oleh ENIAC, maka penggunaan istilah “komputer” berpindah dari manusia ke mesin.

Secara garis besar komputer yang diperkenalkan sebelum tahun 1958 dikenal sebagai komputer generasi pertama. Ciri-ciri dari komputer ini adalah : menggunakan tabung hampa, memorinya sangat rendah, perlu pemanasan awal yang tinggi, kemampuan mengolah datanya sangat lambat dan ukurannya sangat besar. Masuk dalam kelompok ini adalah UNIVAC 1 (Universal Automatic Computer), SEAD, G-15, SWAC dan ENIAC. Komputer semacam ENIAC menggunakan 18.000 tabung vakum untuk mengolah data. Pada tahun 1950-an, beberapa komputer yang mempekerjakan ribuan tabung hampa masih diproduksi. Komputer IBM 701 yang dibuat tahun 1953 misalnya, mengandung 4.000 tabung di dalamnya.

Kemudahan muncul dengan ditemukannya transistor, komponen elektronik berukuran kecil yang bekerjanya memanfaatkan aliran muatan (elektron) di dalam zat padat kristalin. Transistor mempunyai sifat lebih ringan, lebih kuat dan tahan lama dibandingkan teknologi tabung. Komponen elektronik ini mulai dikembangkan pada tahun 1948 Oleh Shockley dan kawan-kawan di Bell Telephone Company, AS, dan mulai digunakan di dalam komputer pada akhir tahun 1950-an. Inilah komputer generasi kedua, diperkenalkan antara tahun 1958 sampai dengan tahun 1963. Ciri-cirinya adalah : sudah menggunakan transistor, memorinya relatif kecil atau rendah, kecepatan mengolah datanya lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya, kebutuhan untuk pemanasannya tidak terlalu tinggi, serta ukuran fisiknya lebih kecil dibandingkan generasi sebelumnya. Masuk dalam kelompok ini adalah : IBM 1401, IBM 7090 dan ILLIAC-11.

Pada tahun 1960, produk elektronik masih didominasi oleh radio, tape dan televisi yang telah menggunakan transistor. Pada saat itulah Kilby sedang mengembangkan IC. Tidak lama kemudian, IC rancangan Kilby menggusur penggunaan transistor dan menjadi komponen utama dalam komputer. Inilah komputer generasi ketiga yang diperkenalkan antara tahun 1963 sampai dengan tahun 1971. Ciri dari komputer generasi ini adalah : menggunakan Monolitic Integrated Circuit (MIC) dan Large Scale Integration (LSI), mempunyai memori lebih besar, bekerjanya lebih cepat, serta ukuran fisiknya lebih kecil dibandingkan generasi pendahulunya. Masuk dalam generasi ini adalah IBM 390.

Penyempurnaan teknologi IC terus berlanjut. Ide yang semula terlahir dari pemikiran Kilby dalam kurun waktu berikutnya terus mengalami penyempurnaan melalui kerja keras ribuan insinyur terbaik dunia, dan hadirlah teknologi chip seperti yang kita saksikan saat ini. Dampak dari perkembangan tersebut adalah hadirnya komputer-komputer dalam bentuk yang lebih cerdas, bekerja lebih cepat dan handal, mempunyai kapasitas memori yang sangat besar serta keunggulan-keunggulan lainnya, meski bentuk maupun volumenya justru semakin kecil. Inilah komputer generasi keempat yang diperkenalkan antara tahun 1971 sampai dengan sekarang. Di dalam komputer ini telah menggunakan Metal Oxide Semiconductor (MOS). Masuk dalam kelompok ini adalah komputer-komputer produksi BMC, IBM, Apple, Pentium, Celeron, Pentium II, Pentium 111 dan Pentium 4. Bentuknya pun bervariatif, dari Personal Computer (PC) hingga komputer saku yang kini beredar di pasaran.

Setelah meninjau keempat generasi komputer tersebut, mungkin terbayang dipikiran kita tentang bagaimana bentuk komputer pada masa depan. Komputer masa depan mungkin akan berada pada generasi atau tahap kelima yang menggunakan teknologi lebih maju dari generasi komputer terdahulunya.